Creativity Starts From A Belief
kalingga | May 26, 2011Do not try to win awards
kalingga | May 24, 2011
NEARLY everybody likes to win awards.
Awards create glamour and glamour creates income.
But beware.
Awards are judged in committee by consensus of what is known.
In other words, what is in fashion.
But originality can’t be fashionable, because it hasn’t as yet had the approval of the committee.
Do not try to follow fashion.
Be true to your subject and you will be far more likely to create something that is timeless.
That’s where the true art lies.
written by Paul Arden
Waktu Shalat sebagai Pos-pos Kehidupan
kalingga | May 9, 2011Shalat adalah tiangnya agama, yang apabila kita tinggalkan maka runtuhlah tiang agama kita.
Shalat adalah salah satu kebutuhan kita, yang apabila kita tinggalkan maka hilanglah bagian dari diri kita.
Shalat adalah Ibadah yang paling Allah sukai, yang apabila kita tinggalkan maka jauhlah kita dari Tuhan semesta alam, Allah SWT.
Kalimat-kalimat di atas, sudah pernahkah kita renungi dengan sungguh-sungguh?
Shalat adalah yang pertama kali ditanya di padang mahsyar nanti. Yang apabila shalat kita bagus, maka akan baguslah amal shaleh kita lainnya dan apabila buruk, maka akan buruklah amal-amal kita lainnya.
Salah satu yang terpenting dalam pelaksanaannya adalah pelaksanaan shalat dengan tepat waktu. Hal yang sederhana, namun sulit untuk dilaksanakan. Yak sulit dilaksanakan jika kita tidak merasa kita butuh shalat, jika kita tidak merasa bahwa kalau kita telat shalat kita bagaikan ketinggalan pesawat.
Pengalaman saya, yang kebetulan bekerja di sebuah perusahaan swasta asing, hal ini sulit dilakukan. Kadang kita terlupa, atau telat karena ada meeting dan lain sebagainya. Tapi hal ini tidak boleh terjadi. Adakah Allah terlupa/ menunda untuk mengurus diri kita?
Setelah melalui perenungan yang cukup lama, alhamdulillah akhirnya saya menemukan tips untuk supaya shalat kita selalu tepat waktu.
Jadikan waktu shalat sebagai pos-pos kehidupan kita. Yup! Ketika kita meng-agendakan kegiatan kita sehari-hari, jadikan waktu shalat itu sebagai pos-pos kegiatan kita. Pos dimana kita dapat introspeksi diri ttg kegiatan yang udah kita lakukan. Pos dimana kita berdoa memohon ampunan atas kesalahan, dan semangat yang baik untuk melakukan kegiatan selanjutnya. Pos dimana kita curhat kepada Allah – Tuhan semesta alam. Dengan begini, selain kita insyaAllah akan tepat waktu shalat, kita akan merasa klo kita butuh shalat. insyaAllah.
Contoh realisasinya:
- Ketika kita berencana mengadakan meeting nanti siang di kantor, rencanakan ba’da dzuhur.
- Ketika kita berencana belanja bulanan dengan keluarga nanti sore, rencanakan ba’da ashar.
Demikian semoga bermanfaat. Bagaimana menurut Anda?
Be Creative
kalingga | March 16, 2011
1. Ignore every body
Karya orisinal kamu adalah karya yang menerima sedikit mungkin masukan dari orang lain. And good ideas are always initially resisted.
2. The Idea doesn’t have to be big. It has just to change the world.
Sovereignity -> inspire others. Idea != big. Idea = yours alone. That means more freedom to do something amazing. More people will click with your idea. More it will change the world.
3. Put the hours in
Perbedaan sukses dengan yang gagal: time, effort, & stamina. Just do it long enough.
4. If you accept the pain, it cannot hurt you!
5. Never compare your inside with somebody else’s outside.
6. Orang yang bisa mengubah dunia adl orang yang ingin mengubahnya.
7. Sing in your voice.
Bagaiamana menurut Anda?
Untuk Istri dan Anak-anakku
kalingga | February 11, 2011Subhanallah,
Pendidikan Anak
kalingga | January 18, 2011Sudah menjadi kewajibanmu sebagai orangtua untuk membekali anak-anakmu dengan pendidikan yang baik. Cinta bukan berarti hanya memberi makan dan pakaian yang baik bagi anak-anak dan memenuhi kebutuhan materi mereka. Mencintai juga berarti mendidik, dan pendidikan seharusnya dimulai bahkan sebelum anak lahir.
Ketika seorang wanita hamil, dia seharusnya membaca buku yang tepat atau mendengarkan bacaan klasik yang baik, yang dibacakan untuknya, dan berada di lingkungan yang tepat. Dia seharusnya tidak memaksakan dirinya atau membiarkan sesuatu menakutinya. Dia seharusnya tidak mencari kepuasan indra melalui stimulasi seperti obat-obatan atau kegiatan seksual. Dia seharusnya menghindari pertengkaran dan jangan terlalu banyak bicara.
Pendek kata, dia seharusnya tidak melihat, tidak mendengar dan tidak mengatakan sesuatu yang jahat. Maka dia akan melahirkan seorang bayi yang cerdas dan sehat. Kalau tidak, dia mungkin menyebabkan gangguan pada anaknya. Maka seorang wanita mempunyai tanggung jawab yang besar untuk mendidik anaknya yang belum lahir.
Jika seorang anak tidak mendapatkan pendidikan yang cukup sebelum kelahirannya, pendidikan seharusnya dimulai segera, saat dia sudah dapat mengenali wajah orang-orang dan membaca ekspresinya. Latihlah dia untuk mendengarkan dan mengikuti instruksimu dalam hal apa yang boleh dan tidak, kapan bermain dan kapan beristirahat. Seorang anak yang tumbuh dengan cara ini tidak membutuhkan hukuman fisik ketika dia tumbuh menjadi besar.
Pujilah anak itu ketika dia layak untuk menerimanya. Jangan memuji dia ketika kamu harus berbicara serius dengannya. Jangan tertawa ketika kamu harus memarahinya. Kalau tidak anak itu dapat salah mengerti atau menjadi bingung. Jika kelakuan buruknya menjadi kebiasaan, mungkin sudah terlambat untuk mengubahnya. Kebiasaan adalah keadaan alami yang kedua. Pada saat kebiasaan buruk sudah terbentuk, bahkan hukuman fisik pun tidak dapat mengubahnya. Hukumanmu hanya akan menimbulkan penolakan pada anak itu. Anak semacam ini akan mengalami banyak kesulitan ketika dia tumbuh menjadi dewasa.
Ada waktunya hukuman fisik itu perlu untuk mendidik anak. Mereka yang menyatakan tidak tega untuk menghukum anaknya sesungguhnya membuatnya lebih buruk daripada memperbaikinya. Beberapa orangtua beranggapan mereka tidak menghukum anak mereka karena tidak mau anaknya kehilangan rasa percaya diri. Tapi saya bertanya kepadamu, "Jika seorang yang sakit, apakah kamu tidak akan memberinya obat karena obat itu pahit?" Orangtua yang menghukum anaknya bukan melakukannya untuk kesenangan, tetapi karena mereka tidak mempunyai pilihan lain kecuali melakukan tindakan penting dan terpaksa dalam suatu keadaan tertentu. Yang paling buruk adalah menghukum anak itu setelah kamu memanjakan mereka.










