Kalingga Inc.

Creating A Life That Matters
  • Home
  • Prayer Times
  • About us

Budi Bangsa

kalingga | June 12, 2011

Tegak rumah karena sendi, Runtuh budi rumah binasa.
Sendi bangsa adalah budi, Runtuh budi runtuhlah bangsa.

                                                                    – M. Q. Shihab

  • Share/Bookmark
Comments
No Comments »
Categories
Built to last
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Creativity Starts From A Belief

kalingga | May 26, 2011

 I love this video. What about you?

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=W5-7pzIxQCg&w=320&h=240]

Please write your shoutout about this video in these blog post comments. Thanks :D

  • Share/Bookmark
Comments
No Comments »
Categories
Built to last, Knowledges
Tags
knowledge, success built to last
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Do not try to win awards

kalingga | May 24, 2011

  


 

NEARLY everybody likes to win awards.

Awards create glamour and glamour creates income.

But beware.

Awards are judged in committee by consensus of what is known.

In other words, what is in fashion.

But originality can’t be fashionable, because it hasn’t as yet had the approval of the committee.

Do not try to follow fashion.

Be true to your subject and you will be far more likely to create something that is timeless.

That’s where the true art lies.

written by Paul Arden

  • Share/Bookmark
Comments
No Comments »
Categories
Built to last
Tags
success built to last
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Waktu Shalat sebagai Pos-pos Kehidupan

kalingga | May 9, 2011

Shalat adalah tiangnya agama, yang apabila kita tinggalkan maka runtuhlah tiang agama kita.

Shalat adalah salah satu kebutuhan kita, yang apabila kita tinggalkan maka hilanglah bagian dari diri kita.

Shalat adalah Ibadah yang paling Allah sukai, yang apabila kita tinggalkan maka jauhlah kita dari Tuhan semesta alam, Allah SWT.

Kalimat-kalimat di atas, sudah pernahkah kita renungi dengan sungguh-sungguh? 

Shalat adalah yang pertama kali ditanya di padang mahsyar nanti. Yang apabila shalat kita bagus, maka akan baguslah amal shaleh kita lainnya dan apabila buruk, maka akan buruklah amal-amal kita lainnya.

Salah satu yang terpenting dalam pelaksanaannya adalah pelaksanaan shalat dengan tepat waktu. Hal yang sederhana, namun sulit untuk dilaksanakan. Yak sulit dilaksanakan jika kita tidak merasa kita butuh shalat, jika kita tidak merasa bahwa kalau kita telat shalat kita bagaikan ketinggalan pesawat.

Pengalaman saya, yang kebetulan bekerja di sebuah perusahaan swasta asing, hal ini sulit dilakukan. Kadang kita terlupa, atau telat karena ada meeting dan lain sebagainya. Tapi hal ini tidak boleh terjadi. Adakah Allah terlupa/ menunda untuk mengurus diri kita?

Setelah melalui perenungan yang cukup lama, alhamdulillah akhirnya saya menemukan tips untuk  supaya shalat kita selalu tepat waktu.

Jadikan waktu shalat sebagai pos-pos kehidupan kita. Yup! Ketika kita meng-agendakan kegiatan kita sehari-hari, jadikan waktu shalat itu sebagai pos-pos kegiatan kita. Pos dimana kita dapat introspeksi diri ttg kegiatan yang udah kita lakukan. Pos dimana kita berdoa memohon ampunan atas kesalahan, dan semangat yang baik untuk melakukan kegiatan selanjutnya. Pos dimana kita curhat kepada Allah – Tuhan semesta alam. Dengan begini, selain kita insyaAllah akan tepat waktu shalat, kita akan merasa klo kita butuh shalat. insyaAllah.

Contoh realisasinya:

- Ketika kita berencana mengadakan meeting nanti siang di kantor, rencanakan ba’da dzuhur.

- Ketika kita berencana belanja bulanan dengan keluarga nanti sore, rencanakan ba’da ashar.

 

Demikian semoga bermanfaat. Bagaimana menurut Anda?

  • Share/Bookmark
Comments
3 Comments »
Categories
Built to last
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Be Creative

kalingga | March 16, 2011

 

1. Ignore every body

Karya orisinal kamu adalah karya yang menerima sedikit mungkin masukan dari orang lain. And good ideas are always initially resisted.

2. The Idea doesn’t have to be big. It has just to change the world.

Sovereignity -> inspire others. Idea != big. Idea = yours alone. That means more freedom to do something amazing. More people will click with your idea. More it will change the world.

3. Put the hours in

Perbedaan sukses dengan yang gagal: time, effort, & stamina. Just do it long enough.

4. If you accept the pain, it cannot hurt you!

5. Never compare your inside with somebody else’s outside.

6. Orang yang bisa mengubah dunia adl orang yang ingin mengubahnya.

7. Sing in your voice.

 

Bagaiamana menurut Anda?

  • Share/Bookmark
Comments
No Comments »
Categories
Built to last, Business
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Untuk Istri dan Anak-anakku

kalingga | February 11, 2011

Subhanallah,

Walhamdulillah,
Walaailahaillallahu,
Wallahu akbar
 
Untuk Istriku yg kusayangi dg segala keterbatasanku
dan kelebihanku,
Suamimu yg satu ini punya sejuta salah
namun aku yakin aku punya sratus juta sayang hanya untuk kamu.
Aku banyak melarang, bukan berarti aku tidak mau km menikmati
Tapi aku ingin km tidak menyesal suatu hari nanti walau waktu sudah tak ada lagi
Aku disini berdiri kan senantiasa genggam erat jemari tanganmu
Walau badai menerpa hingga mataku tertutup
Aku kan selalu mencintaimu sepenuh hati.
 
Wahai calon anak-anakku,
Jika engkau siap melangkah di dunia yang fana ini,
Jika engkau siap mengarungi godaan-godaan yang menyilaukan mata disini
Lahirlah engkau, anak-anakku.
Lahirlah dg berani tapi hati tetap terpaut dengan-NYA
Lahirlah untuk jadi penyejuk hati yang kering
Lahirlah untuk kami yang kan selalu merindukan dan menyayangimu
 
Dan suatu saat nanti,
kita kan berkumpul di penghujung hari yang dinanti-nanti
Bersama Allah, rasul-NYA, hamba-hamba-Nya yg bertakwa,
dan tentu bersama keluarga besar kita nanti
 
Ini untuk istri dan anak-anakku :)

  • Share/Bookmark
Comments
No Comments »
Categories
Knowledges
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

Pendidikan Anak

kalingga | January 18, 2011

Sudah menjadi kewajibanmu sebagai orangtua untuk membekali anak-anakmu dengan pendidikan yang baik. Cinta bukan berarti hanya memberi makan dan pakaian yang baik bagi anak-anak dan memenuhi kebutuhan materi mereka. Mencintai juga berarti mendidik, dan pendidikan seharusnya dimulai bahkan sebelum anak lahir.

Ketika seorang wanita hamil, dia seharusnya membaca buku yang tepat atau mendengarkan bacaan klasik yang baik, yang dibacakan untuknya, dan berada di lingkungan yang tepat. Dia seharusnya tidak memaksakan dirinya atau membiarkan sesuatu menakutinya. Dia seharusnya tidak mencari kepuasan indra melalui stimulasi seperti obat-obatan atau kegiatan seksual. Dia seharusnya menghindari pertengkaran dan jangan terlalu banyak bicara.

Pendek kata, dia seharusnya tidak melihat, tidak mendengar dan tidak mengatakan sesuatu yang jahat. Maka dia akan melahirkan seorang bayi yang cerdas dan sehat. Kalau tidak, dia mungkin menyebabkan gangguan pada anaknya. Maka seorang wanita mempunyai tanggung jawab yang besar untuk mendidik anaknya yang belum lahir.

Jika seorang anak tidak mendapatkan pendidikan yang cukup sebelum kelahirannya, pendidikan seharusnya dimulai segera, saat dia sudah dapat mengenali wajah orang-orang dan membaca ekspresinya. Latihlah dia untuk mendengarkan dan mengikuti instruksimu dalam hal apa yang boleh dan tidak, kapan bermain dan kapan beristirahat. Seorang anak yang tumbuh dengan cara ini tidak membutuhkan hukuman fisik ketika dia tumbuh menjadi besar.

Pujilah anak itu ketika dia layak untuk menerimanya. Jangan memuji dia ketika kamu harus berbicara serius dengannya. Jangan tertawa ketika kamu harus memarahinya. Kalau tidak anak itu dapat salah mengerti atau menjadi bingung. Jika kelakuan buruknya menjadi kebiasaan, mungkin sudah terlambat untuk mengubahnya. Kebiasaan adalah keadaan alami yang kedua. Pada saat kebiasaan buruk sudah terbentuk, bahkan hukuman fisik pun tidak dapat mengubahnya. Hukumanmu hanya akan menimbulkan penolakan pada anak itu. Anak semacam ini akan mengalami banyak kesulitan ketika dia tumbuh menjadi dewasa.

Ada waktunya hukuman fisik itu perlu untuk mendidik anak. Mereka yang menyatakan tidak tega untuk menghukum anaknya sesungguhnya membuatnya lebih buruk daripada memperbaikinya. Beberapa orangtua beranggapan mereka tidak menghukum anak mereka karena tidak mau anaknya kehilangan rasa percaya diri. Tapi saya bertanya kepadamu, "Jika seorang yang sakit, apakah kamu tidak akan memberinya obat karena obat itu pahit?" Orangtua yang menghukum anaknya bukan melakukannya untuk kesenangan, tetapi karena mereka tidak mempunyai pilihan lain kecuali melakukan tindakan penting dan terpaksa dalam suatu keadaan tertentu. Yang paling buruk adalah menghukum anak itu setelah kamu memanjakan mereka.

  • Share/Bookmark
Comments
No Comments »
Categories
Built to last
Comments rss Comments rss
Trackback Trackback

« Previous Entries

About Me

Kumpulan pemikiran dan keseharian seorang manusia biasa dalam mencari keridhaan Allah SWT. Selamat Menikmati.

Today’s Date

Polls

Pilih mana?

View Results

Loading ... Loading ...

Topics

  • Built to last (8)
  • Business (1)
  • Knowledges (25)
  • Technology (1)

Family

  • MyOnlyWife

Ilmu

  • MQPagi
  • Pusat Studi Al-Qur'an
  • StackExchange

Out of The Box

  • Anindya Bakrie
  • Between The Miles
  • Evan Williams
  • Goenawan Mohamad
  • Hasnul Suhaimi
  • Hermawan Kartajaya
  • Sergey Brin

License

Blog under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 License
Creative Commons License
rss Comments rss valid xhtml 1.1 design by jide powered by Wordpress get firefox